Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perhitungan Laba Rugi Usaha Laundry

Perhitungan laba rugi usaha dan bisnis laundry - Total Keuntungan laba rugi usaha laundry bisa mencapai Rp. 7.500.000,00 – 5.000.000.00 = Rp. 2.500.000.000,00. untuk lebih jelasnya, baca terus artikel ini sampai habis.

Perhitungan Laba Rugi Usaha Laundry

Modal awal usaha laundry hanya Rp. 3 juta - Itu sudah termasuk sewa tempat di dan pembelian mesin pengering manual yang harus dikontrol setiap saat. 

Berikut adalah Perhitungan laba rugi usaha laundry :

  1. Pendapatan Jasa Laundry : Rp. 250.000,00 x 30 hari = Rp. 7.500.000.000.00
  2. Belanja Gaji 3 Karyawan @Rp. 700.000,00 : Rp. 2.1000,000.00
  3. Listrik, Air Telepon : Rp. 750.000,00
  4. Sabun, pewangi, pelembut : Rp. 1.150.000,00
  5. Brosur dan Leaflet : Rp. 500.000,00
  6. Sewa ruko dihitung per bulan : Rp. 500.000,00
  7. Total Pengeluaran : Rp. 5.000.000.00
  8. Jadi total Keuntungan dan Perhitungan laba rugi usaha laundry adalah : Rp. 7.500.000,00 – 5.000.000.00 = Rp. 2.500.000.000,00.

Beberapa Kunci Sukses Bisnis Laundry adalah :

1. Pilih lokasi yang baik.

2. Memiliki mesin cuci, mesin pengering dan mesin gosok.

3. Pastikan Anda memiliki resep penghilang noda.

4. Bagi yang belum berpengalaman disarankan untuk menambah pengalaman dengan menjadi agen.

5. Kemudian menambah pengetahuan tentang cara menggosok dan cara mencuci yang benar.

6. Untuk pertama kali, disarankan untuk mencari partner dengan minimal 3 agen.

7. Sebisa mungkin kendalikan usaha laundry sendiri dan pantau langsung apakah agen bisa atau tidak.

8. Kerjakan pesanan berlangganan tepat waktu dan jangan mengecewakannya. 

9. Jika ada komplain cucian tidak bersih dan minta diulang harus dilayani tanpa biaya tambahan.

10. Perlakukan karyawan dan agen sebagai mitra. Tanpa mereka berarti tidak ada uang yang masuk.

11. Harus bisa mengelola keuangan dengan serius. Mana yang harus didahulukan harus jelas.

12. Agar bisnis terus berkembang, persentase saham dengan agen harus wajar.

13. Membuat perjanjian dan menjaganya, misalnya mengenai pakaian yang rusak atau pakaian yang hilang.

14. Memanfaatkan manajemen yang baik dan disiplin. Misalnya biasanya 3 hari selesai, usahakan lebih singkat. Jika diterima di pagi hari, itu sudah siap.

15. Membuat pembukuan yang rapi. Harus dipisahkan antara delivery, pick up, book agent dan lain-lain.

16. Membuat rekapitulasi masing-masing agen pada setiap akhir bulan.

Kesimpulan : 

Semoga dengan sedikit informasi dan beberapa tips menjadi Pengusaha Bisnis Laundry yang sukses ini dapat menginspirasi teman-teman. Jadi perhatikan baik-baik target yang Anda tuju - Karena jika Anda salah dalam membidik segmentasi pasar, maka diferensiasi yang Anda miliki akan sia-sia. Anda bisa melakukan riset pasar terlebih dahulu untuk membaca perilaku konsumen yang Anda tuju. Ok, itulah simulasi dan  perhitungan untung rugi untuk peluang bisnis laundry, semoga dapat membantu.