Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Shotlist - Kegunaaan Dalam Pembuatan Film

Shotlist adalah dokumen yang dibuat untuk memetakan aspek-aspek apa saja yang harus dilengkapi saat membuat sebuah film. Kegunaan Dokumen ini dibuat berdasarkan adegan dalam naskah, kemudian dipecah menjadi adegan, bidikan, sudut kamera, gerakan kamera, dan lain sebagainya.

Shotlist - Kegunaaan Dalam Pembuatan Film

Dalam industri kreatif ada yang namanya proses kreatif untuk menghasilkan ide-ide baru yang kemudian dirancang menjadi konsep yang sudah jadi. Nah, salah satu proses kreatif dalam kegiatan produksi film adalah membuat shot list. Tapi, apa artinya?

Shotlist menjadi desain sebuah film dari yang awalnya berupa naskah, hingga benar-benar divisualisasikan pada tahap produksi. Dokumen ini sangat penting, karena berisi daftar rinci yang digunakan sebagai panduan kru yang dibuat oleh direktur fotografi. Semakin besar proyek yang akan Anda buat, semakin detail daftarnya.

Bagian ShotList - Salah satu cara mudah untuk membuat daftar foto adalah dengan memahami setiap bagiannya. Jika Anda pernah membaca penjelasan tentang clapper board, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan bagian-bagian shot list yang akan kami sebutkan. 

Baca juga : Pengertian Mixtape Dalam Kompilasi Musik

Berikut ini adalah kegunaan bagian-bagian shotlist yang biasa digunakan oleh para sineas

Adegan - adalah nomor adegan yang Anda daftarkan

Bidikan-  jumlah bidikan yang Anda daftarkan saat ini. Dalam shotlist akan banyak shot, karena dalam satu scene akan banyak shot.

Int/Ext - berguna menentukan latar tempat, apakah di dalam ruangan (int) atau di luar ruangan (ext). Bagian ini berguna untuk mengetahui bagaimana pencahayaan akan diposisikan dan properti apa yang digunakan.

Day/Night - berguna untuk menentukan waktu pemotretan, apakah pagi, siang atau sore. Masih sama dengan poin selanjutnya, siang/malam akan berguna untuk mengetahui bagaimana posisi pencahayaan. Pencahayaan yang digunakan untuk pemotretan di pagi hari tentunya akan berbeda dengan malam hari.

Subjek - dapat diisi dengan nama karakter yang dibingkai. Dapat diisi oleh adegan atau detail dengan bidikan.

Action/Description of shot - adalah kolom yang digunakan untuk mengisi deskripsi adegan untuk setiap shot.

Sudut kamera - dapat diisi dengan posisi kamera yang digunakan dalam pengambilan gambar. Contohnya seperti MCU (Medium Close-Up), OSS (Over Shoulder Shot)

Pergerakan kamera -  diisi dengan pergerakan kamera yang digunakan dalam pengambilan gambar. Contohnya termasuk dolly in, dolly out, panning kanan, panning kiri

Equipment adalah - daftar perlengkapan yang digunakan untuk syuting. Seperti jenis kamera, lensa, dan tripod.

Suara - suara apa pun di tempat kejadian dan Jika menggunakan voice over, tulis saja deskripsinya.

Duration -  adalah perkiraan durasi pemotretan saat sedang berlangsung.

Catatan - diisi jika ada catatan khusus untuk juru kamera atau kru lainnya.

Manfaat ShotList Dalam Pembuatan sebuah Film

1. Perincian Skrip

Dengan membuat daftar shot, akan lebih mudah bagi Anda untuk memahami cerita karena setiap adegannya detail. Anda akan tahu alat apa yang dibutuhkan dan properti apa yang akan Anda gunakan di set. Misal di scene 1 ada adu jotos, jadi butuh camera stabilizer biar gambar handheld nggak terlalu goyang.

2. Membuat Pembuatan Film Tepat Waktu

Anda harus memastikan jadwal syuting tepat waktu dan semua adegan yang direncanakan terpenuhi. Makanya, di shot list ada kolom durasi. Intinya tahu kan kalau dalam satu hari bisa digunakan untuk mengambil beberapa adegan, pemain mana yang harus stand by dan lain sebagainya

3. Sebagai dasar pembuatan storyboard

Sebelumnya kita sudah membahas tentang apa itu storyboard. Nah, untuk membuat storyboard, Anda memerlukan daftar gambar. Intinya untuk memudahkan Anda saat memvisualisasikan gambar, karena semuanya sudah dibuat secara detail.

Kesimpulan :

Sekarang sudah tahu kan apa itu shotlist dan manfaatnya untuk kelancaran sebuah produksi film. Jika Anda memiliki daftarnya, sekarang yang harus Anda lakukan adalah memvisualisasikannya di storyboard. Untuk membuat gambar yang bagus, Anda dapat menggunakan aplikasi untuk membuat storyboard secara digital.