Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menabung 20 Juta Dalam 6 Bulan

Cara menabung 20 juta dalam 6 bulan - Cara menabung 20 juta dalam 6 bulan memang terlihat mustahil karena Rp 20 juta bukanlah jumlah yang sedikit, tetapi dengan metode yang benar maka hal itu bukan yang mustahil untuk mengumpulkan uang 20 juta dalam 6 bulan.

Cara Menabung 20 Juta Dalam 6 Bulan

Tapi sebenarnya mengumpulkan uang sebanyak itu sebenarnya bisa Anda lakukan. Jangan menyerah dulu karena di artikel ini Anda akan belajar cara mendapatkan Rp 20 juta hanya dalam 6 bulan dengan gaji UMR.

Cara hemat 20 juta dalam 6 bulan - Sudahkah Anda mencoba menabung untuk liburan selama berbulan-bulan tetapi tidak berhasil? Sudahkah Anda menetapkan strategi dan tujuan menabung yang lebih fokus tetapi masih belum berhasil?

Kemungkinan besar ada kesalahan dalam strategi yang Anda lakukan. Kesalahan dalam strategi atau metode tabungan Anda tidak akan membantu Anda mencapai target dana yang ingin Anda kumpulkan.

Baca juga : Cara Bayar Asuransi Lewat BSI Mobile Banking

Berikut adalah Cara menabung 20 juta dalam 6 bulan 

1. Analisis Pendapatan

Untuk mengetahui strategi mana yang dapat Anda gunakan, Anda perlu mengetahui semua pendapatan yang Anda dapatkan setiap bulannya. 

Untuk mempermudah analisa, mari kita bulatkan gaji UMR misalnya Rp 4.500.000. Dari jumlah uang tersebut, berarti setidaknya Anda harus menyisihkan minimal Rp 1.700.000 per bulan selama enam bulan berturut-turut.

Jika Anda memiliki penghasilan lain selain gaji yang ada maka penggalangan dana akan lebih cepat. Maksudnya adalah untuk mencatat semua pendapatan yang diperoleh dan menganalisa apakah pengeluaran pokok setiap bulannya telah terpenuhi dengan setiap pendapatan yang ada.

Jika semua pengeluaran sudah terpenuhi dan masih ada sisa pendapatan, maka Anda bisa menabung tanpa khawatir apapun.

2. Membagi Persentase Pengeluaran

Analisis pendapatan yang telah dilakukan sebelumnya akan membawa Anda ke tahap pembagian persentase pengeluaran. Cara ini justru memudahkan Anda dalam mengelola keuangan pribadi dan menekan pengeluaran. Jadi, tips ini dapat membantu memastikan bahwa jumlah tabungan yang telah ditentukan tercapai.

Dari 100% gaji yang Anda peroleh, distribusi persentasenya kira-kira sebagai berikut:

  • 10% zakat atau zakat fitrah.
  • 10% asuransi.
  • 30% makanan, listrik dan air.
  • 10% tabungan darurat.
  • Hemat 40% di hari libur.

Anda dapat membagi persentase pendapatan yang diperoleh setiap bulan ke dalam perkiraan di atas. Tidak harus sama persis, semua persentase bisa disesuaikan dengan pengeluaran yang harus dikeluarkan setiap bulannya. Tapi kira-kira dengan membagi persentase seperti ini semua pendapatan bisa dikelola dengan baik.

Baca juga : Cara Bayar PDAM Lewat Mobile Banking BTN

3. Mengakhiri Semua Kredit

Menghentikan semua aktivitas kredit adalah hal penting yang dapat membantu Anda menghasilkan Rp 20 juta dalam enam bulan.

Apakah strategi menabung Anda sebelumnya tidak berhenti menggunakan kredit? Jika ya maka inilah masalahnya mengapa Anda gagal menyimpan. Menabung sambil terus berbelanja secara kredit ibarat menuangkan air ke dalam gelas yang berlubang. Air tidak akan mengisi gelas, kan?

Percuma jika menabung setiap bulan tapi tabungannya akan ada di bank untuk membayar semua kredit yang sudah dibuat.

Jadi pastikan Anda tidak menggunakan pulsa untuk berbelanja. Melakukan hal ini akan meringankan beban Anda sehingga Anda tidak perlu khawatir dengan hutang yang belum terbayar.

4. Dapatkan Penghasilan Tambahan

Dalam perhitungan di atas, sebenarnya gaji Rp 4.500.000 per bulan bisa mendatangkan Rp 20 juta dalam enam bulan. Namun, jika pengeluaran pokok yang harus dikeluarkan setiap bulannya lebih besar karena Anda memiliki tanggungan lain, maka Anda bisa mencari penghasilan tambahan. Di era digital ini, Anda bisa membuka usaha dengan sedikit atau tanpa modal.

Anda bisa mencoba menjalankan bisnis reseller, dropshipper, jastip, atau bahkan menjadi freelancer. Beberapa dari bisnis ini dapat mendatangkan penghasilan tambahan yang cukup untuk membantu Anda mengumpulkan Rp 20  juta. Tapi jangan terpaku pada beberapa contoh sebelumnya. Jika Anda memiliki ide untuk penghasilan tambahan lain, lakukanlah.

5. Hidup Hemat

Hal terakhir yang perlu dilakukan adalah mulai menerapkan gaya hidup dan kebiasaan hemat. Gaya hidup hemat dimulai dengan mengurangi semua pengeluaran yang tidak perlu.

Jika sebelumnya Anda menghabiskan Rp 50.000 setiap hari kerja untuk minum kopi, maka kurangi konsumsi kopi Anda di luar. Mau hemat tapi masih butuh kopi? Coba cari alternatif kopi lain yang jauh lebih murah.

Anda bisa mencari kopi yang dijual di minimarket atau membuat kopi sendiri dari rumah. Kedua cara ini bisa menjadi alternatif yang efektif untuk menekan biaya kopi.

Bayangkan jika Anda harus mengeluarkan uang Rp 50.000 setiap hari kerja selama satu bulan. Dalam satu bulan kami menganggap Anda bekerja selama 20 hari mak Perhatikan perhitungan berikut:

Rp50.000 x 20 hari = Rp1.000.000

Kemudian kita bandingkan perhitungan ini dengan pengeluaran alternatif kopi. Kami asumsikan harga kopi per botol adalah Rp. 10.000, kira-kira perhitungannya sebagai berikut

Rp 10.000 x 20 hari = Rp 200.000

Dari sini saja kita bisa melihat pengurangan yang sangat besar. Anda bisa menghemat Rp 800.000 hanya dengan mengganti kopi yang biasa Anda konsumsi. Anda bisa mempraktekkan hal yang sama untuk kebiasaan lain yang membutuhkan banyak uang sehingga pada akhirnya target jumlah tabungan bisa tercapai.

Kesimpulan :

Begitulah cara menabung 20 juta dalam 6 bulan dengan gaji UMR rata-rata. Metode yang baru saja dijelaskan di atas sangat mungkin, bukan? Kini tidak ada lagi alasan bagi Anda untuk menyerah dalam hal menabung.