Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Perbedaan Bosch Pump Dan Injection Pump

Perbedaan Bosch pump dan injection pump -  pompa injeksi mesin diesel hanya ada dua jenis dan memiliki perbedaan, yaitu jenis Bosch pump dan Injection pump.

Mengenal Perbedaan Bosch Pump Dan Injection Pump

Kita tahu bahwa mesin diesel merupakan jenis mesin yang dapat menyala sendiri, artinya mesin diesel dapat melakukan pembakaran dengan sendirinya.

Namun pembakaran pada mesin diesel tidak serta merta muncul, namun ada beberapa pemicu yang menyebabkan terjadinya pembakaran. Setidaknya harus ada dua hal, pertama, udara bertekanan tinggi dengan temperatur lebih besar dari titik nyala solar.

Kedua bahan bakar diatomisasi di udara bertekanan tinggi. Jika kedua pemicu ini terpenuhi, maka pembakaran akan terjadi secara spontan.

Untuk mendapatkan bahan bakar yang dikabutkan (diesel fuel) diperlukan suatu mekanisme. Mekanisme ini akan memaksa bahan bakar keluar dari celah sempit dengan tekanan tinggi. Untuk menaikkan tekanan solar, kita mengenal komponen-komponen pompa injeksi.

Lalu, ada perbedaan jenis pompa injeksi yang digunakan pada mesin diesel? 

Baca juga : 9 Komponen Bosch Pump Dan Fungsinya

Berikut adalah Perbedaan Bosch pump dan injection pump

1. Perbedaan Bosch pump

Pompa individu atau yang sering kita sebut dengan Bosch pump inline adalah jenis pompa injeksi yang paling banyak digunakan pada mesin diesel konvensional.

Pasalnya Bosch pump, memiliki banyak keunggulan, salah satunya adalah tekanan injeksi yang bisa mencapai 1800 PSI. Dengan tekanan ini, cukup untuk menghidupkan mesin diesel di atas 3.000 cc.

Karakteristik utama dari Bosch pump adalah pengiriman bahan bakar. Bosch pump memiliki plunger dengan jumlah yang disesuaikan dengan jumlah injector, jadi jika injector 4 maka ada empat plunger. Setiap plunger akan melayani satu injector. Hal ini menyebabkan tekanan injeksi menjadi tinggi.

Setiap plunger akan diposisikan sejajar dengan sumbu camshaft. Cara kerjanya, saat camshaft berputar, satu per satu plunger akan tertekan oleh cam (benjolan) pada camshaft pompa. Saat plunger ditekan oleh cam, diesel akan mengeluarkan kabut dari injektor.

2. Perbedaan injection pump

Injection pump merupakan jenis pompa injeksi kendaraan dengan ruang terbatas. Ciri utama  injection pump adalah hanya terdapat satu plunger, padahal terdapat 4 injektor. Cara kerjanya, plunger tunggal ini ditempatkan pada poros pompa. Saat poros pompa berputar, plunger akan menekan setiap barel yang terletak di sekitar poros pompa secara bergantian.

Jadi walaupun hanya satu plunger yang harus ditekan, semua injector tetap berada di dalam karena waktu pengapian pada mesin juga tidak sinkron melainkan bergantian.

Jika tipe inline, posisi barel bahan bakar berada di atas plunger yang secara otomatis disejajarkan. Namun pada tipe distributor, posisi fuel barrel mengelilingi poros pompa sehingga seperti distributor pada sistem pengapian konvensional.

Meski memiliki desain yang lebih kompak, tekanan bahan bakar yang bisa dibuat lebih kecil. Hal inilah yang menyebabkan tipe ini kurang cocok untuk mesin diesel skala besar.