Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Memindahkan Persneling Mobil Matic Avanza

Persneling mobil matic avanza - Tuas pemindah gigi otomatis / Persneling  pada posisi P hanya digunakan ketika mobil matic avanza telah berhenti total dan atau diparkir di suatu tempat. Artinya, posisi P hanya digunakan saat mobil diparkir dan benar-benar berhenti.

Cara Memindahkan Persneling Mobil Matic Avanza

Mobil Transmisi otomatis tipe konvensional ini merupakan yang mempelopori lahirnya transmisi otomatis, dimana penggunaan teknologi untuk tipe transmisi ini relatif lebih sederhana dibandingkan dengan tipe transmisi terbaru.

Selain kenyamanan, mengendarai mobil matic cukup membuat pengemudi lebih sabar dalam menghadapi tekanan psikologis akibat kemacetan lalu lintas. Meski begitu, tidak banyak pengguna mobil bertransmisi matic yang mengetahui cara pengoperasian persneling mobil matic, akibatnya performa mobil tidak maksimal.

Dikarenakan banyaknya model dan tipe transmisi matic yang berkembang saat ini, saya akan membahas cara pengoperasian gir mobil matic tipe konvensional seperti mobil matic Avanza.

Sensasi yang ditawarkan saat berkendara tidak jauh berbeda dengan mobil dengan transmisi manual.  Untuk pengoperasiannya, gear mobil matic tipe konvensional ini hanya sebatas P, R, N, D-3,2, dan L. 

Baca juga : Cara Mengendarai Mobil Gigi Mitsubishi Colt L300

Berikut adalah Cara Memindahkan Persneling mobil matic avanza 

Saat Anda memindahkan tuas pemindah gigi mobil matic ke posisi P, maka sistem kunci parkir pada transmisi otomatis ini akan langsung bekerja sehingga dapat mencegah mobil agar tidak terpeleset secara tidak sengaja.

Ada 6 posisi tuas yang dilambangkan dengan huruf P, R, N, D-3,2, L. Setiap huruf mewakili kondisi operasi dan metode untuk kondisi jalan yang berbeda, serta seperti cara kerja gigi matic Avanza.

Selain itu, saat tuas persneling berada pada posisi P, sistem penggerak pada transmisi otomatis berada pada posisi “standby” (tidak bekerja) karena tekanan oli otomatis disuplai langsung ke reservoir.

Oleh karena itu, posisi P merupakan posisi yang sangat aman untuk menghidupkan dan menghidupkan mesin mobil. Jadi sebelum Anda menghidupkan dan menghidupkan mesin mobil, pastikan tuas persneling berada pada posisi P (parkir) atau N (netral).

Tuas pemindah gigi otomatis pada posisi R digunakan untuk membuat mobil mundur. Jadi, Anda bisa menggunakan posisi R ini saat ingin memundurkan mobil.

Saat kita memindahkan tuas dari posisi P ke posisi R, umumnya kita merasakan goncangan yang cukup kuat. Hal ini terjadi karena adanya perubahan arah putaran, torsi dan peningkatan tekanan oli hidrolik di ruang transmisi.

Baca juga : 5 Cara Mencari Bantuan Saat Mobil Mogok Di Jalan 

Oleh karena itu, ketika ingin menggeser tuas transmisi ke posisi R dari posisi apapun, wajib untuk menekan pedal rem dan menghentikan kendaraan terlebih dahulu.

Tuas pemindah gigi otomatis pada posisi N digunakan saat mobil berhenti. Fungsinya mirip dengan di posisi P tetapi tidak mengaktifkan kunci parkir.

Posisi N ini umumnya digunakan untuk menghidupkan mesin mobil dan juga bisa digunakan saat pengemudi ingin mobil berhenti sejenak, misalnya saat lampu lalu lintas berwarna merah.

Tuas pemindah gigi otomatis pada posisi D-3 digunakan untuk menjalankan mobil dengan perpindahan kecepatan yang berlangsung secara otomatis, baik perpindahan gigi naik maupun turun. Posisi D-3 sering digunakan untuk kondisi jalan yang relatif landai dan pengendaraan normal.

Perpindahan gigi otomatis ini dimulai dari gigi 1 hingga gigi 3 dengan penambahan gigi overdrive sehingga pengendaraan menjadi lebih mulus dan hemat bahan bakar terutama pada kecepatan tinggi (minimal di atas 60 km/jam).

Pergeseran dan percepatan berlangsung secara otomatis hanya dengan menekan pedal gas secara perlahan seiring dengan bertambahnya kecepatan kendaraan dan besarnya bukaan gas.

Saat ingin mendahului kendaraan lain, tekan pedal gas lebih dalam. Hal ini akan membuat perpindahan transmisi ke bawah sehingga akan menurunkan gigi satu tingkat ke bawah.

Misalnya pada posisi awal gigi 3, saat pedal gas tiba-tiba diinjak lebih dalam, transmisi akan menurunkannya ke gigi 2 untuk meningkatkan daya akselerasi dan menambah kecepatan kendaraan. Setelah level kecepatan di gigi 2 tercapai, transmisi otomatis akan menaikkannya kembali ke gigi 3 (upshifting). 

Tuas pemindah gigi otomatis di posisi 2 digunakan untuk berkendara menanjak dan menurun. Posisi tuas persneling di 2 akan mencegah transmisi berpindah ke gigi yang lebih tinggi. Artinya hanya gigi 1 dan gigi 2 yang digunakan saat tuas di posisi 2.

Ketika transmisi secara otomatis membatasi posisi gigi ke gigi 2 saja, maka efek engine brake akan terjadi dan transmisi akan langsung menghambat kecepatan mobil.

Oleh karena itu, tuas persneling di posisi 2 sangat disarankan saat Anda berkendara di kondisi jalan menanjak dan menurun atau di jalan yang berkelok-kelok. Namun, begitu Anda mencapai kondisi normal dan tanjakan, geser tuas kembali ke posisi D-3

Pada prinsipnya tuas pemindah gigi mobil matic di posisi L juga bekerja sama dengan posisi 2, namun tingkat engine brake dan tenaga yang dihasilkan lebih besar dari pada posisi 2.

Posisi L pada tuas persneling akan membatasi gigi transmisi untuk tetap berada di gigi 1. Alhasil torsi/torsi yang dihasilkan untuk ban juga lebih besar, sehingga lebih memungkinkan untuk melintasi medan yang sulit.

Oleh karena itu, posisi L sangat efektif digunakan di jalan menanjak dan menurun yang kondisinya terjal dan terjal. Saat kondisi jalan landai dan normal, jangan lupa geser tuas kembali ke posisi D-3.

Baca juga : 7 Penyebab temperatur oli tinggi pada mesin diesel

Cara mengemudikan mobil matic Avanza Veloz sebenarnya tidak jauh berbeda dengan mobil matic lainnya. Tetapi ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang mobil ini

Mobil matic Avanza Veloz menawarkan varian yang menggunakan mesin 1.300 cc dan 1.500 cc, hingga menawarkan tipe tertinggi seperti Avanza Veloz. 

Berikut adalah Cara mengemudikan mobil matic Avanza Veloz 

  • Pertama-tama, sebelum mengetahui cara mengemudikan mobil matic baik Toyota Avanza Veloz maupun mobil lainnya, Anda harus menstarter mesin mobil terlebih dahulu. Perlu diperhatikan ya, cara menghidupkan mesin mobil matic memang sedikit berbeda dengan mobil dengan transmisi manual.
  • Artinya Anda harus menginjak pedal rem terlebih dahulu, kemudian pastikan tuas transmisi pada posisi “P” (Parkir). Baru kemudian putar kunci kontak sampai mesin hidup.
  • Pastikan Anda menginjak pedal rem terlebih dahulu sebelum memutar kunci kontak untuk menghidupkan mesin
  • Saat mengendarai mobil matic, kaki kiri bertumpu, Kemudian sebelum mulai mengemudi, pastikan Anda hanya menggunakan kaki kanan saat mengendarai mobil matic. Kaki kanan digunakan untuk menginjak pedal gas dan juga menekan pedal rem. Sementara kaki kiri biasanya digunakan untuk menekan pedal kopling pada mobil dengan transmisi manual, hal ini tidak berlaku pada mobil matic. Jangan mengerem dengan kaki kiri.

Arti huruf dan angka dalam transmisi otomatis - Hal yang paling penting untuk diketahui sebagai langkah cara mengemudikan mobil matic baik Toyota Avanza Veloz maupun mobil matic lainnya adalah dengan memperhatikan arti huruf dan angka pada tuas transmisi. Untuk Toyota Avanza termasuk Avanza Veloz, biasanya terdapat beberapa huruf dan angka. Ini termasuk "P", "R", "N", "D", "D-3", "2", "1" atau "L". Semua huruf dan angka memiliki arti.

  1. P adalah singkatan dari Parkir. Posisi transmisi ini digunakan saat mobil tidak bergerak sama sekali dalam waktu yang lama, misalnya saat parkir.
  2. R berarti Mundur atau mundur. Ini adalah posisi tuas transmisi jika ingin memundurkan mobil.
  3. N artinya Netral. Posisi itulah yang membuat mobil tidak bisa berjalan. 
  4. D artinya Berkendara. Yaitu posisi gigi yang membuat mobil melaju dengan normal dengan sistem komputasi pada mobil yang akan mengatur posisi gigi secara otomatis sesuai dengan besarnya tekanan gas dari pengemudi.
  5. D-3 adalah posisi transmisi yang memungkinkan mobil bergerak tetapi gigi tidak akan bergerak lebih jauh dari gigi ke-3.
  6. D-2 adalah posisi transmisi yang memungkinkan mobil bergerak tetapi gigi tidak akan bergerak lebih jauh dari gigi ke-2. Biasanya posisi ini digunakan untuk menghadapi jalan yang menanjak dengan sudut kemiringan yang cukup curam.
  7. D-1 atau L adalah posisi transmisi yang memungkinkan mobil bergerak tetapi posisi gigi tidak lebih dari gigi 1. 

Akhir kata :

Biasanya posisi ini digunakan untuk kendaraan saat harus melewati jalan yang tergenang atau tergenang namun tidak terlalu tinggi. Bisa juga digunakan untuk berkendara di kondisi jalan menanjak dan lalu lintas kendaraan yang padat atau bahkan macet.

Setelah mengetahui cara mengemudikan mobil matic Avanza Veloz, maka langkah selanjutnya yang juga harus anda pahami adalah cara mematikan mesin mobil. Artinya, setelah mobil terparkir dengan baik dan rapi, pastikan tuas transmisi berada pada posisi P. Lalu jangan lupa matikan head unitnya dulu baru matikan AC. Tunggu sekitar 1-2 menit sebelum menekan pedal rem dan memutar kunci kontak ke posisi Off sampai mesin benar-benar berhenti bekerja.