Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menghindari Penipuan Minta KTP Dan No Rekening

Penipuan minta KTP dan no rekening - Tak jarang kasus penipuan ini muncul dengan kedok memberikan pinjaman atau meminta Anda melunasi sejumlah tagihan untuk pembelian suatu barang




Orang-orang ini biasanya meminta data seperti nomor KTP, nomor rekening bank, dll. Jika Anda sendiri masih memiliki tagihan tertentu untuk pembelian sejumlah barang, pastikan Anda mengecek ulang dengan orang yang bersangkutan 


Jika seseorang menawarkan pinjaman dalam bentuk kredit atau dana segar, pastikan Anda mengetahui latar belakang bank dan mengenali produk yang ditawarkan. 


Pastikan Anda bertanya kepada orang-orang di sekitar Anda, atau melakukan riset melalui mesin pencari seperti google




Berikut adalah cara menghindari Penipuan minta KTP dan no rekening


1. Hubungi Call Center Resmi Bank


Jika sewaktu-waktu kartu ATM Anda tertelan, maka jangan percaya dengan langkah yang diceritakan oleh orang-orang di sekitar Anda. 


Simpan nomor rekening bank Anda dan nomor hotline layanan pelanggan 24 jam dari bank yang menerbitkan kartu ATM Anda. 


Mintalah customer service untuk segera memblokir kartu Anda agar kartu tersebut aman dan tidak digunakan untuk hal-hal yang tidak menyenangkan atau bahkan lebih merugikan Anda.


2. Lindungi Privasi Kartu Kredit Anda


Mengingat kartu kredit termasuk yang paling mudah digunakan sebagai media kejahatan, maka Anda harus memberikan perlindungan ganda untuk menghindari penipuan. 


Di beberapa bank ternama di Indonesia, nasabah sudah mulai didorong untuk menggunakan pin 6 digit daripada tanda tangan. Hal ini tentu saja dapat memberikan keamanan lebih karena kartu kredit tidak akan bisa digunakan jika pelaku tidak bisa memasukkan pin kartu Anda.


Selain itu, Anda juga perlu menjaga kerahasiaan identitas kartu kredit Anda, jangan memberi tahu sembarang orang tentang data - data yang anda miliki


Namun jika Anda sudah terlanjur menjadi korban penipuan kartu kredit, tentunya Anda juga perlu mengetahui langkah aktif yang bisa segera dilakukan. 


3. Pilih Penasihat Hutang Tepercaya


Beberapa orang yang menghadapi masalah hutang kartu kredit, biasanya ada yang menggunakan jasa debt advisor untuk menyelesaikan masalah keuangannya. Ini bisa dalam bentuk negosiator utang atau pengacara kartu kredit. 


Seperti yang telah disebutkan pada artikel sebelumnya, Bank Indonesia pernah menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melunasi kartu kreditnya melalui pengacara.


Oleh karena itu, untuk mencari solusi dalam mengatasi hutang yang Anda miliki, sebaiknya gunakan jasa debt advisor yang terpercaya. Ciri-ciri mediator terpercaya adalah tidak menjanjikan batasan, netral dan memiliki niat baik untuk membantu menyelesaikan masalah antara Anda dan bank. 


Salah satu hal yang paling penting adalah Anda tidak ingin menaruh uang di muka, pihak yang tidak bertanggung jawab biasanya akan meminta Anda untuk membayarnya terlebih dahulu. 


Tentu saja ini tidak dapat dipercaya karena jika tidak ada yang berhasil, untuk apa Anda membayar? Namun, lain halnya jika Anda telah melakukan penelitian terhadap kredibilitas debt advisor tersebut. 


Jika sudah terpercaya dan banyak kasus yang terselesaikan, mungkin Anda bisa mempertimbangkan layanan dan syarat pembayaran mereka. Untuk mengetahui cara memilih debt advisor/mediator terpercaya


Catatan penting :


Pada dasarnya, hal terpenting yang harus dilakukan untuk menghindari penipuan adalah selalu berhati-hati dan berhati-hati dalam menghadapi segala kemungkinan penipuan yang bisa terjadi pada Anda. 


Jangan pernah ketinggalan update terbaru mengenai perkembangan modus penipuan saat ini.